RSS

Pemberkasan

29 Dec

Release Team Gab, Senin, 26 Des 2011 (22.30)

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Selamat malam teman-teman.

Poin 1: Proses/Alur Pemberkasan.

Siang tadi mulai pukul 13.30 WIB sampai dengan pukul 17.45 WIB Tim Gab-Ses telah mengadakan rapat khusus yang membahas beberapa agenda diantaranya mengenai segala bentuk pertanyaan-pertanyaan yang muncul pasca release informasi pemberkasan tahap 1.

Namun sebelumnya kami ingin menjelaskan seluk beluk pemberkasan pada tahun ini. Dengan membaca informasi ini kami harap teman-teman bisa lebih mengerti dan memaklumi segala bentuk keputusan-keputusan yang diambil oleh Tim Gab-Ses. Perbedaan yang signifikan pada tahun ini adalah terkait waktu dimana Setjen meminta berkas-berkas sudah siap pada 31 Desember 2011 dari Sekarang. Hal ini disebabkan karena Setjen mengejar waktu agar kita sudah siap bekerja/magang ditiap instansi kita di awal tahun 2012.

Mungkin ada pertanyaan mengapa surat resmi pemberkasannya gak seperti tahun2 sebelumnya aja (diawal –awal sebelum wisuda seperti tahun kemarin)? supaya kita bisa lebih mempersiapkan? Karena kita diharuskan tes CPNS dulu (psikotest kemarin). Jadi tidak mungkin Setjen menerbitkan surat pemberkasan sedangkan kita masih dalam proses psikotest dan menunggu hasilnya. Walaupun dulu kita sudah diingatkan Setjen untuk mempersiapkan berkas2 (KK dan SKCK).

Intinya, jenis2 pemberkasan yang kami publish kemarin itu mengacu pada surat tahun lalu (dasar hukumnya). Kenapa gak menggunakan surat tahun ini? karena memang belum terbit. Dan kenapa gak nunggu aja? karena waktunya yg mepet.

KEBIJAKAN INI MERUPAKAN SARAN DAN TELAH DIKONFIRMASIKAN KE PIHAK SETJEN.

Tahun Lalu Sebenarnya pihak setjen hanya meminta berkas2 sesuai dengan surat edaran tahun lalu tanpa memberikan panduan/pedoman. Sedangkan Panduan/pedoman itu bukan dari pihak setjen, sengaja kita susun agar terjadi keseragaman dan pemberkasan yang rapi. Pemberkasan rapi penting karena memudahkan pihak setjen atau instansi kita nantinya. Dalam hal ini tahun kemarin D3 STAN mendapatkan apresiasi terkait pemberkasan dibandingkan penerimaan yang lain. Dan kalo bisa tahun kita bisa seperti itu. Semua yg kita lakukan adalah untuk berniat membantu pemberkasan teman2, memudahkan kerja setjen, tidak ada maksud untuk mempersulit, dan jujur kami pun tidak terlalu suka dengan birokrasi yg rumit. Dan yg kita lakukan bukan tanpa alasan, sebelumnya pasti ada saran/permintaan setjen.

Jika memang tidak ada saran/permintaan pihak setjen maka kami tidak akan mengambil keputusan apa2. Kesimpulannya: setjen menghimbau/menyarankan berkas2 sudah beres tanggal 31 Desember 2011. Kapan ngumpul ke jakarta dan kapan waktu pemberkasanya, masih menunggu konfirmasi setjen.

Poin 2: Petunjuk Pemberkasan Tahap 2.

Berikut ini adalah hasil rapat khusus Tim Gabungan Spesialisasi STAN angkatan 2008, Mohon dibaca dengan seksama dan ditanggapi dengan dewasa:

1. Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku (sudah jelas):

a. Difotokopi bolak balik di SATU SISI kertas TANPA DIPOTONG KECIL sesuai ukuran KTP.

b. Bagi yang KTP-nya hilang atau diperpanjang, dapat menggunakan KTP sementara atau surat pernyataan tanda penduduk dari domisili asal.

2. Fotokopi ijazah STAN yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang langsung dikirim dari lembaga (tidak usah dipikirkan).

3. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dibuat pada Kantor Polisi setingkat POLRES, masing-masing Kabupaten/Kodamadya sesuai KTP.

a. Masa berlaku SKCK adalah 6 bulan sejak tanggal terbit.

b. Tujuan pembuatan SKCK sesuai dengan petunjuk di pdf. Namun apabila sudah terlanjur membuat, maka TIDAK PERLU membuat lagi.

c. Foto yang tertera pada SKCK tidak ditentukan secara khusus. Bebas asal sopan. d. Pembuatan SKCK dilakukan minimal di tingkat POLRES. Apabila ada teman-teman yang membuatnya di tingkat POLSEK, maka silahkan diperbarui dengan cara datang ke POLRES setempat dan meminta SKCK tsb untuk diubah versi POLRES.

4. Surat Keterangan Bebas NAPZA (Narkotika Alkohol Psikotropika Zat Aditif) dapat dibuat dimana pun tempatnya yang dapat melakukan tes bebas NAPZA (bukan dari pihak swasta).

5. Surat Keterangan Berbadan Sehat dapat dibuat oleh dokter pemerintah atau yang mempunyai NIP, di Rumah Sakit Pemerintah, dan Puskesmas. Penjelasan untuk SKBN dan SKBS:

a. Masa berlaku SKBN dan SKBS yang masih simpang siur DIABAIKAN. Yang penting kedua surat tersebut ada ditangan teman-teman. Jadi yang sudah membuat sebelumnya, tidak perlu membuat kembali.

b. SKBN dan SKBS harus terpisah menjadi dua surat keterangan (tidak boleh digabung)

c. SKBN dapat dibuat dimana pun tempatnya yang dapat melakukan tes bebas NAPZA termasuk diantaranya Puskesmas dan Polres. KECUALI PIHAK SWASTA.

d. SKBS dapat dibuat di Rumah Sakit Pemerintah (termasuk RSUD, RS Polri, RS Militer) dan Puskesmas atau oleh dokter pemerintah yang mempunyai NIP. Maksud dari dokter ber-NIP ini adalah dokter yang membuka klinik praktik diluar RS/Puskesmas. Jadi apabila ada teman-teman yang membuat SKBS di puskesmas/RS pemerintah namun dokternya tidak Ber-NIP, tidak apa-apa asal yang mengeluarkan SKBS tsb adalah RS Pemerintah/Puskesmas.

e. SKBN cukup tes urin saja tanpa tes darah dsb.

f. Surat Keterangan Paru-Paru tidak diperlukan.

g. Apabila ada teman-teman yang menemukan format SKBS dan SKBN tidak sesuai contoh maka tidak perlu khawatir. Karena hal tersebut tidak material. (Contoh: tidak ada nomer surat)

6. Kartu Kuning dibuat di Dinas Tenaga Kerja masing – masing kotamadya/kabupaten sesuai KTP.

a. Foto yang tertera di KK tidak ditentukan secara khusus. Bebas asal sopan.

b. Diperbolehkan bagi teman-teman yang membuat KK di kecamatan karena di kecamatannya sudah ada perwakilan Disnaker.

7. Surat Peryataan Bermaterai, (format sesuai lampiran). PENGISIAN SURAT INI DITUNDA SAMPAI ADA INFORMASI SELANJUTNYA DARI SETJEN.

a. Format Surat Pernyataan Bermaterai yang digunakan adalah yang berupa Doc. Ms Word (Jadi yang pdf diabaikan saja karena itu hanyalah contoh)

b. Surat Pernyataan Bermaterai DI-PRINT sesuai Form document Ms Word yang telah disediakan. Kemudian, isian (titik-titik) berupa nama dsb, ditulis menggunakan TULISAN TANGAN.

c. Ukuran kertas yang digunakan adalah A4 (21 cm X 29,7 cm) 70 gram atau 80 gram (bebas, silahkan pilih salah satu).

d. Apabila ukuran kertas Doc. Surat Pernyataan Bermaterai disesuaikan di Ms Word, maka akan muncul nomor surat dan tanggal pembuatan. Nomor dan tanggal pembuatan ini MENUNGGU SURAT RESMI SETJEN.

e. Nama pembuat yang dicantumkan sesuai Ijazah.

f. Tanggal silahkan dikosongkan terlebih dulu.

g. Untuk DIII, Kota (sebelum tanggal) ditulis seragam, yaitu TANGERANG SELATAN.

h. Untuk BC D1 Daerah, Kota (sebelum tanggal) ditulis sesuai lokasi BDK masing-masing.

8. Surat Lamaran Pekerjaan yang ditujukan pada Menteri Keuangan Republik Indonesia, ditulis tangan (format sesuai lampiran). PENGISIAN SURAT INI DITUNDA SAMPAI ADA INFORMASI SELANJUTNYA DARI SETJEN (Karena terkait dengan jumlah foto yang dikumpulkan).

a. Kata-kata “Departemen Keuangan” diubah menjadi “Kementerian Keuangan”

b. Kata-kata “Ibu” diubah menjadi “Bapak”

c. Nama pembuat yang dicantumkan sesuai Ijazah.

d. Surat Lamaran menggunakan HURUF KAPITAL

e. Poin 4 dalam surat lamaran berupa surat keterangan paru-paru silahkan DIHAPUS, sedangkan poin 10-13 tidak perlu dihapus.

9. Pas Foto berwarna terbaru.

a. Ketentuan Foto: kemeja putih polos berlengan panjang, dasi hitam polos (kecuali bagi wanita yang berjilbab), jilbab berwarna putih polos. Bagi yang berkacamata, kacamata dilepaskan saat foto. Background berwarna merah. Apabila berbeda silahkan foto lagi.

b. Jumlah foto yang dikumpulkan sedang dalam konfirmasi ulang karena hal ini sangat mudah berubah. Jadi tunggu saja pengumuman selanjutnya. Untuk berjaga-jaga silahkan cetak 10 lebar ukuran 3×4. 10. Daftar Riwayat Hidup, ditulis tangan (Format sesuai lampiran)

a. Format DRH yang digunakan adalah yang berupa Doc. Ms Word sebanyak 4 halaman. (Jadi yang pdf diabaikan saja karena itu hanyalah contoh).

b. Tulisan petunjuk yang ada di paling bawah halaman (PERHATIAN…dst) silahkan dihapus saat di PRINT.

c. Bagian II (Pendidikan) terdapat kesalahan urutan angka (setelah 5 lalu 7), silahkan dibetulkan sendiri.

d. Bagian yang tidak perlu diisi dicoret dengan garis membentuk huruf Z. Apabila barisnya tidak muat membentuk garis Z, silahkan coret dengan garis lurus panjang.

e. Ukuran kertas yang digunakan adalah F4 (21,59 cm X 33 cm) 70 gram atau 80 gram (bebas, silahkan pilih salah satu).

f. Nama saudara kandung, disesuaikan dengan nama yang bersangkutan pada KTP, Akte, atau Kartu Identitas lainnya yang berlaku, dan diisi secara berurut dimulai dari saudara yang paling tua.

g. Jumlah saudara kandung ditulis sesuai dengan kenyataan meskipun sudah berbeda Kartu Keluarga.

h. DRH dapat mulai dibuat oleh teman-teman dan silahkan menempelkan foto pada kotak yang telah disediakan. Ketentuan fotonya sama dengan ketentuan pas foto terbaru yang akan dikumpulkan (kemeja putih, dst).

i. Tanggal silahkan dikosongkan terlebih dulu.

j. Untuk DIII, Kota (sebelum tanggal) ditulis seragam, yaitu TANGERANG SELATAN. k. Untuk BC D1 Daerah, Kota (sebelum tanggal) ditulis sesuai lokasi BDK masing-masing.

 

PSAK-TPP-TOP-PANSUS PPLN-TKPKN-KMBC

 
Leave a comment

Posted by on December 29, 2011 in pemberkasan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: